PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Abdul Kadir menilai, 3 tahun masa pemerintahan, dampak pembangunan di daerah ini belum dirasakan masyarakat.

"Menurut pengamatan kami, selama tiga tahun pemerintahan masih belum terasa dampaknya secara nyata bagi warga," kata Abdul Kadir, Jumat, 14 Juli 2023.

Hal itu tergambar dari keluhan masyarakat saat kunjungan reses DPRD Kotim ke daerah-daerah. Misalnya dalam hal infrastruktur, bantuan alat berat belum dirasakan karena tidak ada perubahan signifikan antara sesudah dan sebelum.

"Masih banyak keluhan jalan rusak di daerah hulu, terutama di musim penghujan," ujarnya.

Dalam hal pendidikan misalnya, salah satu cara meningkatkan kualitas hidup masyarakat, belum ditangkap desain pengembangan SDM Kotim secara nyata.

--page

Sehingga dirasa pemerintah daerah perlu mengingatkan konsistensi terhadap program prioritas tersebut. Perlu diperjelas terkait arah dan pencapaian program prioritas daerah.

"Semestinya memasuki tahun ketiga periode kepemimpinan sudah menangkap benang merah apa yang sudah dilakukan," tandasnya. 

Program prioritas pemerintah meliputi, infrastruktur, peningkatan kualitas hidup masyarakat, tatakelola pemerintahan yang bersih demokratis dan terpercaya, ketahanan pangan, penguatan pemerintahan desa, pemberdayaan ekonomi, pelestarian lingkungan hidup, penanggulangan bencana serta pariwisata dan pelestarian budaya. (DEWI PATMALASARI/Y)