PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mencatat hingga Jumat, 14 Juli 2023, ada 64 kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani menyampaikan, dari 64 kejadian Karhutla tersebut menyebabkan lahan dan hutan di kota setempat yang terbakar seluas 30,75 hektar (Ha).

Selanjutnya dari 64 kejadian Karhutla, paling banyak terjadi di wilayah Kecamatan Jekan Raya yakni berjumlah 23 kali. Kemudian disusul Kecamatan Sebangau berjumlah 20 kali kejadian.

"Untuk total kejadian Karhutla paling banyak, masih terjadi di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Jekan Raya yang berada di peringkat satu dan Kecamatan Sebangau berada di peringkat dua," katanya, Jumat, 14 Juli 2023.

Dia melanjutkan, kejadian Karhutla terbaru adalah di daerah Jalan Karanggan, Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, dengan luas lahan terbakar 0,06 hektar.

--page

"Karhutla kembali terjadi di Kota Palangka Raya, saya mengimbau kepada seluruh kelurahan agar tetap meningkat patroli, pengawasan dan waspada terhadap adanya potensi Karhutla," pungkasnya. (PATHUR/Y)