BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pusat Kesehatan Masyarakat atau PKM Pulau Kupang telah melaksanakan Lokakarya mini liintas sektoral, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas.
Kegiatan ini dihadiri Camat Bataguh, Syuryadin, unsur tripika kecamatan, Kepala PKM Pulau Kupang, Yoestina, para kader Posyandu, pendamping desa dan lainnya.
Dalam kegiatan pertemuan tersebut, diantaranya membahas keaktifan Posyandu, sebagaimana disampaikan Kepala PKM Pulau Kupang, Yoestina bahwa minimal 80 persen Posyandu harus aktif di setiap desa atau kelurahan, yang nantinya juga akan membawa peningkatan pada kecamatan dan akhirnya kabupaten.
"Kader Posyandu rata rata 5 lima orang dilengkapi dengan SK dari lurah atau kades. Posyandu juga harus memiliki alat cek pertumbuhan dan perkembangan. Cakupan ibu hamil yang datang juga harus memenuhi persyaratan," katanya, Jumat, 14 Juli 2023.
Tujuannya adalah untuk penilaian kenaikan standarisasi baik posyandu menuju tingkat yang lebih baik.
--page
Dijelaskannya standarisasi atau klasifikasi posyandu itu mulai dari pratama, madya, purnama dan mandiri. Dengan presentasi terendah Pratama adalah 60 persen jika meningkat ke madya harus mencapai 70 persen dari penilaian dan seterusnya.
Sementara, Camat Bataguh Syuryadin mengatakan sehat bersama dan bersama kita sehat adalah sebuah harapan. Sehat ini termasuk harus dijaga, juga merupakan perintah dalam agama. Sehat adalah modal dasar untuk bisa melakukan segala kegiatan.
Tentu saja ini harus dijalankan melalui program Posyandu.
"Melalui kunjungan rutin ke Posyandu akan kita bisa lihat pertumbuhan pada anak maupun ibu hamil, kedepannya akan menciptakan masyarakat sehat yang kita harapkan. Kita terus lakukan upaya agar pencapaian presentasi posyandu di wilayah kecamatan kita meningkat," ucap Camat. (DODI RIZKIANSYAH/H)









