BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Norhaini mengharapkan kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) semakin aktif membangun kesadaran masyarakat dalam mencegah stunting.
“Saya sampaikan dan berharap kader Posyandu aktif bergerak untuk mencegah terjadinya kasus stunting dengan mendorong para orang tua agar lebih peduli kondisi anaknya. Kami yakin hal itu bisa dilakukan,” katanya, Senin, 17 Juli 2023.
Dia mengatakan para kader Posyandu juga perlu terus mengingatkan masyarakat terkait jadwal pelayanan. Mereka harus selalu mengimbau para ibu hamil dan orang tua balita agar datang ke posyandu untuk memantau status gizi dan kesehatan.
“Andai ditemukan balita yang mengalami masalah gizi termasuk stunting, kader akan melaporkan kepada bidan dan merujuk kepada puskesmas agar mendapatkan penanganan lebih lanjut," tuturnya.
Posyandu memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat untuk peningkatan kualitas kesehatan. Kader posyandu tentunya merupakan pilar utama dan garis pertahanan terdepan dalam upaya ini.
--page
“Kader Posyandu dinilai paling memahami karakteristik masyarakat selama ini di wilayahnya. Maka dari itu ketika ada terjadi hal-hal terkait gangguan kesehatan, mereka juga lebih dahulu mengetahuinya,” pungkasnya. (HENDRI/J)









