BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo mengingatkan semua kalangan untuk waspada terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
“Pada saat ini mengalami peningkatan di banding 3 tahun terakhir karena musim kemarau yang diperkirakan akan lebih ekstrim, bahkan ada kecenderungan terjadi fenomena el nino,” ungkapnya saat di Barut, Senin, 17 Juli 2023.
Ia mengungkapkan berkenaan dengan hal tersebut, Pemprov Kalteng didukung Forkopimda Provinsi dan Kabupaten/Kota, bersama Bupati/Walikota, dan Instansi terkait lainnya bersama-sama meningkatkan kesiapsiagaan.
Sementara itu, data Pusdalops Kalteng mencatat, akumulasi kebakaran hutan dan lahan Kalteng dari Januari sampai 16 Juli 2023 ada 1491 hotspot dengan luas terbakar 838,2445 ha berdasarkan luas area laporan lapangan kabupaten dan kota.
Sedangkan jika melihat berdasarkan perhitungan luas area terbakar berdasarkan citra satelit melalui data sebaran hotspot, hasil ground check dan pemadaman manggala agni sudah seluas 1.660,03 ha.
Sedangkan personil gabungan berjumlah 314 orang dengan tiga unit helikopter dan kejadian Karhutla mencapai 383. (HERMAWAN DP/R)









