BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berikan apresiasi pada peserta didik PAUD se-Kabupaten Kobar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2023, Anak Terlindungi Indonesia Maju.
Acara dilaksanakan pada Senin, 17 Juli 2023 di halaman Kantor Dikbud Kobar yang dihadiri langsung oleh Pj. Bupati Kobar Budi Santosa, Plt. Kepala Dikbud Kobar Jamri, Ketua TP PKK Kabupaten Kobar (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Dra. Hj. Harli Saparia Budi Santosa.
Dalam kesempatan ini, Plt. Kepala Dikbud Kobar Jamri mengatakan pihaknya telah memberikan beasiswa tenaga pendidik kepada 25 guru PAUD guna meningkatkan sumber daya manusia (SDM), khususnya di Kabupaten Kobar.
"Alhamdulillah tahun ini Dikbud bekerjasama dengan Universitas Terbuka dalam hal peningkatan SDM dan alhamdulillah kami bersyukur kepada pemerintah telah menyetujui kerjasama ini dan kita mengangkat 25 orang guru PAUD yang kebanyakan masih lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA)," ujarnya.
Dia menyampaikan program beasiswa kepada tenaga pengajar akan berlanjut ke depannya agar SDM yang berada di Kabupaten Kobar dapat meningkat dengan baik.
Dikatakan ada sekitar 700 tenaga pendidik PAUD di Kabupaten Kobar, kurang lebih 25 persen lulusan perguruan tinggi sedangkan 75 persen adalah lulusan sekolah. Ia berkata, peningkatan SDM tenaga pengajar akan ditingkatkan secara bertahap ke depannya.
Kemudian, Jamri mengungkapkan, bahwa tenaga pengajar yang mendapatkan beasiswa akan menerima anggaran setiap orang untuk biaya perkuliahan mereka.
"Untuk anggaran tiap semester per orang sebanyak 3 juta bagi yang menempuh pendidikan Sarjana, sedangkan untuk penunjang belajar seperti buku dan lainnya itu masih meminta partisipasi bersangkutan, tidak kita jamin semua karena ini sifatnya online dan punya kelompok belajar seperti itu," ungkapnya.
--page
Dikbud Kobar juga memberikan beasiswa sebanyak 100 anak-anak yang kurang mampu untuk mendorong mereka agar tetap melanjutkan pendidikannya.
"Kita memberikan apresiasi agar anak-anak tidak putus sekolah maka diberikanlah beasiswa sebanyak 500 ribu setahun untuk 100 anak dulu yang dianggap kurang mampu," pungkas Plt. Kepala Dikbud Kobar Jamri. (NURITA/R)









