PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, Maruadi mengingatkan kepada pemda serta pihak pelaksana atau kontraktor supaya pengerjaan proyek multiyears yang sedang berjalan harus dapat diselesaikan tahun 2023 ini sesuai dengan kontrak.

Ia mengatakan, dalam pengerjaan proyek multiyears utamanya di wilayah Kalteng pemprov bersama dengan DPRD Kalteng telah menyetujui anggaran sebesar Rp2,1 triliun untuk memperbaiki atau meningkatkan sejumlah infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan.

"Khususnya perbaikan infrastruktur jalan yang masuk proyek multiyears kita harap bisa selesai tahun 2023 ini sesuai kontrak. Jangan sampai molor, karena dalam hal pengerjaan proyek harus sebisa mungkin dikerjakan dan selesai tepat waktu," ucapnya, Rabu, 19 Juli 2023.

Politisi Partai Golkar ini mengungkapkan, berdasarkan pantauan pihaknya selama ini pengerjaan proyek multiyears di wilayah Kalteng sudah berjalan cukup baik. Sehingga, sangat diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu dan bisa digunakan oleh masyarakat.

"Kita minta dalam pengerjaannya juga tidak sembarangan atau asal-asalan, bekerja cepat tapi tetap memperhatikan kualitas itu yang utama. Pastinya kita juga akan terus mengawasi untuk memastikan pengerjaan proyek itu berjalan sesuai dengan harapan," ujarnya.

Di sisi lain, tidak lupa ia mengingatkan kepada masyarakat secara umum di Kalteng terutama pengguna kendaraan angkutan supaya dapat bersama-sama menjaga serta merawat infrastruktur jalan maupun jembatan yang telah ditingkatkan atau diperbaiki pemerintah.

Jangan sampai melanggar aturan ketika membawa barang dengan tonase berlebihan dan yang paling terpenting yakni angkutan perusahaan supaya ditertibkan, sebab yang terjadi dilapangan kerap melanggar aturan dengan mengangkut hasil produksi melebihi tonase yang telag ditentukan.

--page

"Tujuan dari kita bersama menjaga itu supaya usia jalan itu panjang tidak cepat rusak, jadi apapun itu yang berpotensi merusak agar dapat dihindari dan patuhi aturan, sebab aturan sudah ada yakni maksimal 8 ton berat angkutan yang boleh melintasi jalan umum," tegasnya. (DONNY D/J)