PEMANDANGAN berbeda disaksikan Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Bambang Purwanto saat mengunjungi SMPN 6 Pangkalan Bun, Minggu (3/4/2016). Orang nomor satu di Kobar itu menemui sejumlah plafon dan lantai kelas rusak.
Nampak plafon sekolah bolong di sana-sini akibat tetesan air hujan yang membuat lapuk dan terlepas. Bupati sangat menyayangkan hal itu. Usai melihat kondisi plafon yang menyedihkan, kedua matanya kembali memplototi kondisi lantai sekolah yang juga sama rusaknya.
“Aduh ini sudah berapa lama, plafon dan lantai dibiarkan rusak tanpa ada perbaikan?” tanya pria yang karib di sapa Pa De itu.
Terhadap kerusakan yang ada di sekolah tersebut, dirinya menginstruksikan langsung kepada Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kobar Aida Lailawati untuk memasukan SMP 6 ke skala prioritas perbaikan.
Sebelum jatuh korban, Bupati meminta instansi terkait segera melakukan perbaikan. “Bahaya ini kalau tiba-tiba plafonnya jatuh menimpa siswa-siswi, yang keperluannya mendesak itu kita harus utamakan,” tegas Bupati.
Menurutnya, ketika keperluan mendesak menjadi skala prioritas utama, maka akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Pihaknya juga berusaha merealisasikan anggaran perbaikan sekolah ini di APBD perubahan atau anggaran tahun 2017 dan menjadi prioritas utama.
Saat berkunjung, Bupati didampingi langsung oleh Kepala Disdikpora Kabupaten Kobar Aida Lailawati, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Hermon F Lion dan Lurah Baru M Ramlan.
(CR-1/B-7)


