BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Tengah dan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Kalteng berkolaborasi dalam penanganan stunting di Kalteng.
Deputi Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi (Adpin), Sukaryo Teguh Santoso menilai dalam penanganan stunting perlu keterlibatan multisektor.
Termasuk perguruan tinggi sebagai salah satu unsur yang diperlukan karena merupakan pusat ilmu dan memiliki sumberdaya yang luar biasa.
"(Sumber daya) ini yang kami maksimalkan," ungkap Sukaryo dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 19 Juli 2023.
kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Aptisi Kalteng dan BKKBN Kalteng pada rangkaian acara peringatan ke-30 hari keluarga nasional (Harganas) tingkat Kalteng, di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR).
Penandatanganan itu dilakukan oleh Ketua Aptisi Kalteng Muhammad Yusuf dan Kepala Perwakilan BKKBN Kalteng Jeanny Yola Winokan di hadapan 850 lebih peserta peringatan Harganas. (HERMAWAN DP/RILIS/r)









