PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kerap terjadinya insiden tongkang pengangkut batu bara menabrak fender jembatan Kalahien, Kabupaten Barsel menjadi perhatian semua pihak termasuk Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Henry.

Untuk meminimalisir insiden itu terjadi, Henry meminta kepada pihak perusahaan pemilik tongkang batu bara ketika hendak melintasi DAS Kalahien terlebih bawah jembatan Kalahien tersebut supaya menggunakan jasa pemandu tongkang.

"Menggunakan jasa pemandu ini tujuannya untuk meminimalisir resiko menabrak fender jembatan Kalahien tersebut. Karena, itu sudah sering terjadi, dan jika terus terjadi seperti itu pastinya sangat berbahaya bagi keamanan jembatan Kalahien sendiri," ucapnya, Kamis, 20 Juli 2023.

Jembatan Kalahien merupakan akses penting bagi masyarakat baik antar kabupaten maupun wilayah Barsel. Jembatan ini digunakan sebagai sarana aktivitas distiribusi barang maupun jasa. Sehingga apabila mengalami kerusakan tentu akan berdampak terhadap aktivitas masyarakat kedepannya.

Selain itu, ia mengingatkan perbaikan terhadap fender jembatan Kalahien yang mengalami kerusakan akibat ditabrak tongkang batu bara supaya dapat dipercepat, sehingga jembatan tersebut bisa kembali kokoh dan bisa dipastikan keamanannya.

--page


Di sisi lain, sebelum diperbaiki juga alangkah baiknya tidak ada tongkang bermuatan batu bara yang melintas agar kejadian-kejadian serupa tidak terjadi, karena apabila ada yang melintas dan kembali menabrak fender jembatan itu maka dikhawatirkan kerusakan bisa semakin parah.

"Seingat saya sudah tiga kali fender jembatan Kalahien itu ditabrak tongkang batu bara, dan penyelesaiannya pun tidak jelas. Seharusnya ada upaya untuk memperjelas perbaikannya agar. Pemda harus dapat menekan pihak perusahaan bertanggung jawab atas insiden yang terjadi," tandasnya. (DONNY D/Y)