BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng mencatat sampai saat ini sudah 11 kabupaten dan kota Kalteng yang menetapkan status Siaga Karhutla.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBPK Kalteng Ahmad Toyib mengatakan 11 kabupaten dan kota tersebut terdiri dari Sukamara, Lamandau, Palangka Raya.
Kemudian, Pulang Pisau, Barito Selatan, Kotawaringin Timur, Kapuas, Kotawaringin Barat, Katingan, Murung Raya, dan Seruyan.
“Sebagai tindak lanjut penetapan status siaga karhutla maka BPBPK Provinsi Kalteng dengan menggunakan dana DBH DR telah mengaktifkan pos lapangan sebanyak 35 pos di 31 kecamatan dan 8 kabupaten/kota prioritas,” jelasnya di Aula Eka Hapakat, Kamis, 20 Juli 2023.
Ahmad Toyib menambahkan, jika difokuskan pada penyebaran lahan gambut maka lokus penanganan karhutla dapat lebih difokuskan pada sembilan kabupaten/kota prioritas.
Ia menjelaskan Kabupaten/kota prioritas tersebut yaitu Barito Selatan, Kapuas, Pulang Pisau, Palangka Raya, Katingan, Kotawaringin Timur, Seruyan, Kotawaringin Barat, dan Sukamara. “Dengan total risiko tinggi karhutla sebanyak 70 kecamatan,” tambahnya. (HERMAWAN DP/R)








