PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Grup perhotelan terkemuka dunia, Accor memperkenalkan berdirinya Mercure Pangkalan Bun. Hotel ini tercatat sebagai properti pertamanya di Provinsi Kalimantan Tengah.

Hotel yang dibangun bekerjasama dengan Citra Borneo Indah (CBI) Group itu berlokasi di tempat yang strategis, karena hanya berjarak 15 menit berkendara dari Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Chief Executive Officer of Accor’s Premium, Midscale and Economy Division Asia, Garth Simmons pada Jumat,  21 Juli 2023 mengatakan, pihaknya sangat senang memperkenalkan Mercure Pangkalan Bun, sebuah hotel yang menyatukan terbaik dari kedua dunia untuk para pelancong.

“Para tamu dapat memulai perjalanan yang menawan untuk menjelajahi keajaiban Kalimantan, membenamkan diri dalam keindahan dan pesonanya, sambil menikmati merek Mercure yang kenyamanan dan standar luar biasanya diakui secara global," kata Garth Simmons.

"Pembukaan hotel ini tidak hanya menjadi tonggak penting bagi sektor pariwisata di daerah tersebut, tetapi juga berperan penting dalam mendukung infrastruktur provinsi dengan menyediakan akomodasi berkualitas tinggi dan membina hubungan yang mendalam dengan masyarakat setempat," tambahnya.

--page

Garth Simmons melanjutkan, sebagai merek pionir hotel global di Pangkalan Bun, Mercure Pangkalan Bun menghadirkan cerminan yang sesungguhnya dari esensi budaya kota Pangkalan Bun. 

"Hal ini tercermin dari nama-nama pada fasilitas dan desain hotel, termasuk 150 kamar bergaya dan kontemporer mulai dari kamar Premium Superior hingga Presidential Suite. Lobi menampilkan Rumah Betang yang menakjubkan, terinspirasi dari rumah tradisional suku Dayak Kalimantan Tengah, yang dikenal dengan semangat dan persatuan komunal mereka," jelas Garth Simmons.

Menurut Garth Simmons, hotel ini menawarkan lokasi yang ideal bagi pelancong bisnis maupun rekreasi, menjelajahi kota dengan cara yang unik dengan pengalaman lokal yang sesungguhnya. 

"Pangkalan Bun, Ibu Kota Kabupaten Kotawaringin Barat di Provinsi Kalimantan Tengah, berfungsi sebagai pintu gerbang ke Taman Nasional Tanjung Puting yang ternama, mudah diakses dari Mercure Pangkalan Bun. Taman Nasional Tanjung Puting diakui sebagai Cagar Biosfer UNESCO dan memiliki peran yang sangat besar sebagai kawasan konservasi terpenting bagi orangutan di seluruh dunia, dengan luas sekitar 4.150 kilometer persegi," paparnya.

Dia menambahkan, hal tersebut tentunya memiliki kontribusi secara signifikan terhadap keanekaragaman hayati Kalimantan. "Taman Nasional ini memiliki keanekaragaman flora dan fauna yang kaya, termasuk ratusan spesies pohon, burung, serta beragam mamalia, reptil, dan ikan. Selain itu, jarak hotel yang dekat dengan Istana Kuning dan Istana Mangkubumi menawarkan kesempatan yang menyenangkan bagi para tamu untuk menemukan kekayaan warisan dan budaya Kutaringin," demikian Garth Simmons menyampaikan. (WAHYU KRIDA/Y)