BORNEONEWS, Buntok - Sedikitnya ada 1931 peserta mengikuti Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Barito Selatan (Barsel), Senin (4/4).
Kegiatan UN SMA sederajat di Barsel itu dibuka resmi oleh Bupati Barsel Farid Yusran, di Aula Serba Guna lingkungan komplek pelajar Buntok.
Di tengah ratusan peserta UN, dalam sambutannya Farid Yusran mengatakan, pemerintah Kabupaten Barsel akan selalu memberikan dukungan penuh kepada masyarakat untuk meraih masa depan cemerlang melalui pendidikan.
"Jalani UN ini dengan sungguh-sungguh agar bisa mendapatkan nilai maksimal," pintanya kepada semua peserta.
Karena, menurut dia, memiliki nilai yang baik, itu merupakan modal dasar dan bukti prestasi untuk mencapai kesuksesan.
Pemerintah akan selalu siap memberikan dukungan kepada siswa yang berperestasi untuk melanjutkan studinya ke perguruan tinggi melalui beasiswa yang telah termuat dalam APBD.
"Saya ucapkan selamat berjuang. Melaui UN ini berarti siswa siswi kita akan menjalani tahapan untuk bisa memasuki jenjang yang lebih tinggi, dan hasilnya nanti, merupakan pembuktian hasil proses belajar mengajar selama ini," ujar Farid.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Barsel HR Sudarto SH melaporkan, untuk tahun pelajaran 2015/2016 ini peserta UN SMA sederajat, terdata 1931 peserta, terdiri dari 23 SMA sebanyak 1057 orang siswa, 10 Madrasah Aliayah (MA) sebanyak 275 orang siswa, dan tiga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 327 orang siswa.
"Ditambah lagi dari peserta UN paket C, sebanyak 272 orang. Berarti keseluruhan peserta yang mengikuti UN tahun ini, berjumlah 1931 orang," terangnya.
Sudarto juga mengatakan, dalam tahun pelajaran ini, Barsel sudah mencoba mengikuti proses UN melaui sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
"Untuk sementara ini, yang sudah mencukupi syarat dalam proses UNBK, hanya SMA Negeri 1 Buntok. Harapan kita kedepannya, hal ini dapat di ikuti oleh sekolah sekolah lainnya dengan pencapaian hasil yang maksimal," demikian Sudarto. (LAILY MANSYUR/m)


