BORNEONEWS, Sampit - Sebuah video seorang pria yang menjadi korban pembacokan yang viral di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur ternyata hoax. Hal itu disampaikan langsung oleh Kasatreskrim Polres Kotim AKP Lajun Siado Rio Sianturi. jumat, 21 Juli 2023.
Vidio yang berdurasi 30 detik itu yang kabarnya terjadi di Jalan Jendral Sudirman Km. 35 Sampit. Setelah dikonfirmasi ternyata video yang beredar tersebut bukan terjadi di wilayah Kotim. "Tidak ada laporan mas, dan sudah kita cek hasilnya nihil, itu hoax (bohong)," tegasnya.
Dalam video tersebut tampak seorang pria berkepala botak sedang dirawat intensif oleh medis karena mengalami luka bacok yang cukup serius dibagian wajahnya dan masih dalam keadaan sadar.
Sementara dalam keterangan video menyebut bahwa pria yang belum jelas identitasnya itu merupakan pelaku pencurian buah sawit di salah satu kebun kelapa sawit di KM 35.
Pihaknya bisa belum bisa memastikan bahwa kejadian itu ada daerah mana namun yang jelas bukan di Kotim. Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak termakan isu atau berita hoax yang belum jelas kebenarannya.
"Saya imbau kepada masyarakat supaya tidak mudah termakan berita bohong. Usahakan saring dulu sebelum dibagikan agar tidak membuat heboh apalagi sampai merugikan orang lain," tutupnya. (BUDDI RAHMAT H)









