SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor sayangkan insiden truk angkutan berat yang terperosok di Jalan S Parman, Sampit. Karena berimbas terhadap masyarakat. 

"Saya sayangkan kemarin truk angkutan berat amblas dan berimbas kepada masyarakat. Karena air PDAM tidak mengalir," kata Halikin, Sabtu, 22 Juli 2023.

Dia berharap Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur betul-betul mperhatikan truk angkutan berat masuk kota. Lokasi tempat insiden tersebut memang akses menuju Pelabuhan Sampit, namun minimal truk harus memperhatikan berat angkutan maksimal. 

Sebelumnya, Jumat, 21 Juli 2023, truk tonase 17 ton melewati Jalan S Parman, Sampit, menuju Pelabuhan. Truk tersebut melebihi berat angkutan yang dapat melintasi jalan kota yakni maksimal 8 ton. 

--page

Truk tersebut menepi dan amblas akibat pipa PDAM tidak mampu menahan beban angkutan. Kejadian sekitar pukul 02.00 WIB, hingga berimbas terhadap pecahnya pipa PDAM sepanjang 3 meter itu. Air tidak mengalir di sekitar Jalan S Parman, Jalan A Yani, dan sekitar RSUD dr Murjani Sampit. 

Memerlukan waktu lama untuk mengevakuasi truk tersebut. Berdasarkan pantauan borneonews.co.id hingga Sabtu, 22 Juli 2023, pukul 16.00 WIB PDAM masih berjibaku memperbaiki pipa berdiameter 8 inci itu. (DEWI PATMALASARI/H)