BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua III DPRD Kalteng Faridawaty Darland Atjeh mendorong adanya penerapan konsep pembelajaran inovatif dan menyenangkan di sekolah untuk meningkatkan minat belajar maupun daya serap peserta didik terhadap materi pelajaran.
Ia menyebut, pendekatan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan akan menjadi daya tarik bagi peserta didik, membantu lebih bersemangat dalam belajar, dan membuka peluang untuk menyerap informasi serta pengetahuan dengan lebih baik. Melalui pendekatan ini diharapkan pembelajaran tidak lagi terasa monoton, namun justru menjadi momen yang menyenangkan bagi siswa.
"Dalam lingkup dunia pendidikan, penting untuk selalu mencari cara baru untuk menarik minat belajar para siswa. Dengan penerapan konsep pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan, kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendorong para siswa untuk aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran," ujarnya, Senin, 24 Juli 2023.
Menurutnya, pendidikan yang menyenangkan akan membuka potensi peserta didik untuk lebih kreatif, inovatif, dan kritis dalam memahami materi pelajaran. Dengan merancang pembelajaran yang menggabungkan kegiatan interaktif, permainan, teknologi, dan metode inovatif lainnya peserta didik akan lebih terlibat secara aktif dan mendalam dalam proses belajar-mengajar.
"Pembelajaran inovatif tidak hanya berfokus pada pelajaran akademik, tapi juga dapat diterapkan dalam berbagai bidang seperti seni, olahraga, dan sains. Melalui pengalaman belajar yang menyenangkan ini diharapkan peserta didik akan lebih termotivasi untuk mengembangkan minat dan bakat mereka di berbagai bidang," ucapnya.
--page
Dalam upaha mendukung penerapan konsep pembelajaran inovatif ini, tidak lupa dirinya mengajak seluruh pihak terkait seperti guru, sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat, untuk bekerja sama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan kreatif.
"Mendukung proses pembelajaran inovatif ini tidak hanya tugas pemerintah dan sekolah saja, akan tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat menciptakan generasi yang unggul, kreatif, dan siap menghadapi perubahan dunia yang semakin dinamis dan berbagai tantangan di masa depan," tukasnya. (DONNY D/J)









