SEMAKIN dekatnya waktu penilaian tahap dua (P2) Adipura 2015 -2016, di sisi lain masih banyaknya sampah yang mengotori sungai di Muara Teweh, anggota DPRD Barut Rujannah minta agar Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera membersihkan sampah di Sungai Butong.

Rujannah khawatir dengan banyaknya sampah di sungai tersebut bisa menjadikan penilaian Adipura jadi anjlok.


Dia menekankan juga  agar masyarakat yang bermukim di pinggiran sungai dapat memelihara kebersihan. 


“Hal ini membuktikan masih kurangnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kebersihan,” kata Runjannah, Senin (4/4/2016).


Menurutnya, sebenar­nya Pemda telah menyi­apkan tempat sampah di setiap lokasi pemukiman. Namun warga belum begitu sadar membuang sampah pada tempatnya yang tepat.


Pemda juga diminta lebih­ aktif menyosialisasikan kebersihan lingku­ngan sehingga masyarakat bisa membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya.


“Selain itu juga, pemerintah dapat menegaskan masyarakat membuang sampah pada tempatnya dengan menekankan perda yang telah ada, sehingga membuat masyarakat lebih baik lagi dalam menjaga lingkungan.”


“Bukan hanya pada saat penilaian Adipura pemerintah baru aktif, namun juga harus lebih ditingkatkan lagi dalam menjaga kebersihan kota, khususnya aliran su­ngai,” tandas Runjannah.


Dengan demikian, dapat menjadikan kabupaten Barut sesuai dengan moto yamg dicanangkan, yakni BARITO ; Bersih, Aman, Rapi, Indah, Tertib dan Optimal. (DN/B-5)