BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebagai upaya mewujudkan partisipasi Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), BNNK Kotawaringin Barat bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kobar menggelar Workshop Tematik P4GN.
Kepala Badan Kesbangpol Kobar Edie Faganti yang juga sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut menjelaskan, kegiatan itu telah digelar 25 Juli 2023 di Hotel Alibaba Pangkalan Bun, diikuti 30 peserta yang terdiri atas TNI, Polri, pelajar, mahasiswa hingga instansi swasta.
"Pada peserta saat itu saya menyampaikan paparan mengenai Strategi P4GN dalam Upaya Mendukung Kotan menyampaikan, ada lima variabel utama yang menjadi pedoman untuk mengetahui perkembangan dan hambatan dalam pelaksanaan program IKOTAN pada suatu kabupaten/kota, yaitu ketahanan keluarga, ketahanan masyarakat, kewilayahan, kelembagaan serta variabel hukum," jelas Edie Faganti, Rabu, 26 Juli 2023.
Menurut Edie Faganti, dengan adanya 5 variabel ini nanti akan dinilai, apakah di kota/kabupaten tersebut sudah sangat tanggap, tanggap, cukup tanggap, kurang tanggap atau tidak tanggap sama sekali terhadap permasalahan narkoba.
"Tentunya diharapkan dukungan dari komponen masyarakat di lingkungan swasta, pemerintah, pendidikan dan juga lingkungan masyarakat untuk berperan serta dalam meningkatkan pengetahuan maupun meningkatkan ketanggapan masyarakat secara keseluruhan," jelas Edie Faganti.
--page
“Program Indeks Kota Tanggap Ancaman Bahaya Narkoba (IKOTAN) ini adalah untuk meningkatkan ketanggapan suatu kabupaten kota dalam menghadapi ancaman narkoba dengan memperkuat kemampuan antisipasi adaptasi dan mitigasi daerah tersebut. Program ini bisa sebagai pedoman untuk bersama-sama saling bersinergi sesuai perannya masing-masing dalam rangka mencegah dan memberantas penyalahgunaan nakorba di daerah,” jelas Edie Faganti.
Edie Faganti juga mengharapkan dengan adanya kegiatan ini didapatkan pemahaman dan partisipasi dari seluruh stakeholder maupun instansi yang terkait bahwa permasalahan narkoba saat ini merupakan tanggung jawab bersama.
“Permasalahan narkobar tidak hanya ada di pundak BNN semata, akan tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” jelas Edie Faganti. (WAHYU KRIDA/Y)









