BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka untuk menangani kasus stunting, Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing meminta keberadaan fasilitas kesehatan (Faskes) harus dapat dioptimalkan secara menyeluruh.
Dia mengatakan, kasus stunting khususnya di Kalteng masih menjadi persoalan yang perlu diselesaikan, sehingga dengan mengoptimalkan keberadaan faskes diharapkan mampu menekan kasus stunting yang masih terjadi di Bumi Tambun Bungai ini.
"Keberadaan faskes baik itu puskesmas, puskesmas pembantu, maupun posyandu terutama di wilayah kecamatan hingga pedesaan perlu dioptimalkan, karena itu merupakan ujung tombak penanganan kesehatan di pelosok," ujarnya, Kamis, 27 Juli 2023.
Dirinya mengingatkan, pemerintah jangan hanya menekankan pada pencanangan program saja namun tidak memperhatikan pelaksana program tersebut. Faskes merupakan ujung tombak dari pelaksanaan program kesehatan, oleh karenanya perlu diperhatikan secara serius.
"Tanpa pelaksana kegiatan, program yang dicanangkan pastinya tidak dapat berjalan dengan baik. Banyak hal yang perlu dioptimalkan di faskes khususnya dari segi pelayanan, sehingga program yang dicanangkan untuk menangani kesehatan bisa berjalan maksimal," ucapnya.
--page
Dalam upaya mengoptimalkan pelayanan, tentu keberadaan sarana dan prasarana yang memadai sepertinya halnya alat maupun obat-obatan dan lain-lain sangat diperlukan, begitu juga dengan sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang ada di faskes, keberadaannnya harus terpenuhi dengan memadai.
"Karena yang kita ketahui masih banyak sarana maupun SDM kesehatan khususnya di pelosok yang kurang memadai, jika ingin kasus kesehatan seperti halnya stunting dapat tertangani dengan baik, maka keberadaan faskes sebisa mungkin dioptimalkan secara menyeluruh," pungkasnya. (DONNY D/J)









