BORNEONEWS, Sampit - Setelah melakukan reses sebanyak dua kali, Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Daerah Pemilihan Satu (Dapil 1) SP Lumban Gaol menyoroti sektor pertanian sebagai prioritas program yang diusulkan ke pemerintah daerah untuk direalisasikan pada 2024 mendatang.
Ketua Fraksi Demokrat tersebut mengatakan aspirasi masyarakat di bidang pertanian ini mengemuka sejak awal reses yang dilakukannya pada Februari lalu dan yang kedua pada Kamis, 27 Juli 2023.
"Kemarin pada saat reses itu hampir kebanyakan usulan untuk pengembangan pertanian dan kelompok perikanan itu yang paling banyak. Sisanya mungkin ada sedikit hibah untuk membantu rumah ibadah dan pengembangan pendidikan," sebutnya, Jumat, 28 Juli 2023.
Pada reses kedua yang dilaksanakan di kawasan perumahan Pandawa Jalan Jenderal Sudirman, ia pun memastikan bahwa usulan-usulan dari masyarakat sudah disampaikan untuk diprogramkan pada APBD Kotim tahun 2024.
"Intinya saya fokus bagaimana supaya yang kita usulkan di bulan Februari bisa kita lakukan nanti pada pembahasan APBD 2024 ini dan betul-betul tidak bermasalah terkawal dengan baik," ungkapnya.
--page
Selain dari banyaknya aspirasi, Gaol memutuskan untuk fokus membantu bidang Pertanian agar petani-petani yang ada mampu berkembang dan sejahtera.
"Kenapa fokus ke pertanian memang saya lihat dari aspirasi masyarakat juga. Mereka ini saya lihat banyak kewalahan dalam bertani, dari struktur tanah kita di sini pengolahannya lebih sulitlah dibandingkan daerah-daerah lainnya jadi memang perlu sapras yang memadai, mungkin lebih mahal biayanya," jelasnya.
Menurutnya, kalau petani tidak ditopang dengan dana APBD kemungkinan mereka hanya menjadi petani yang hanya cukup makan untuk di rumah saja.
Sedangkan, Gaol berharap petani-petani yang ada ini berkembang yang menghasilkan bukan hanya untuk sekedar kebutuhan sehari-hari tetapi memiliki kehidupan yang layak, contohnya membiayai pendidikan anak hingga ke jenjang yang lebih tinggi.
"Harapannya bisa seperti ini, nanti permodalan yang dibantu bukan dalam bentuk uang tapi bentuk sarpras," tutupnya. (NOOR ANNISA/J)









