BORNEONEWS, Barito Selatan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) meliburkan sejumlah sekolah yang terendam banjir di sejumlah kecamatan.
“Sekolah terendam banjir akan diliburkan untuk sementara waktu sampai debit air turun,” kata kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Barsel, H Raden Sudarto, kepada Borneonews di ruang kerjanya, Selasa (5/4/2016).
Ia mengungkapkan, pihaknya telah menghubungi Unit Pelaksana Teknis Dikbud di enam kecamatan untuk menginventarisir dan meliburkan sekolah yang pekarangan maupun lantainya terendam banjir.
“Karena ke dalaman air yang menggenangi sebagian jalan menuju ke sekolah di sejumlah desa terutama di bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito rata-rata antara 1,5-2 meter dan tidak memungkinkan bagi murid untuk ke sekolah,” ungkapnya.
Oleh karena itu, dia mengimbau kepada semua guru yang sekolahnya diliburkan dapat memberikan pekerjaan rumah (PR) bagi muridnya, sehingga murid ada kegiatan belajar selama libur.
Selain itu ia menyampaikan, supaya proses belajar mengajar bisa lancar meskipun dalam kondisi banjir, pihaknya melalui Kasi Perencanan dalam waktu dekat ini akan memantau sekolah yang terendam air.
“Karena sebagian sekolah yang tiangnya masih rendah dan lantainya mudah terendam air akan ditinggikan,” ucapnya.
Ia mengatakan, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Barsel maupun Dinas Tata Kota untuk meninggikan badan jalan menuju ke sekolah.
“Dengan demikian, maka ke depannya proses belajar mengajar tidak terganggu meskipun dalam kondisi banjir besar seperti sekarang ini,” ujarnya. (URIUTU DJAPER/m)


