TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemerintah daerah meluncurkan logo Hari Ulang Tahun atau HUT ke-21 Kabupaten Barito Timur yang jatuh pada tanggal 3 Agustus 2023. Logo ini memuat tulisan 21 Tahun, Maju dan Sejahtera, Barito Timur serta 3 Agustus 2002 - 3 Agustus 2023, dengan berbagai Ornamen dan gambar Burung Tingang.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik atau Diskominfosantik Barito Timur Dwi Aryanto menjelaskan, logo HUT ke-21 Barito Timur itu memiliki makna filosofi yang mendalam.

"Yang pertama Burung Tingang, burung ini merupakan simbol kebesaran dan kemuliaan suku Dayak," paparnya, Jumat, 28 Juli 2023.

Berikutnya ornamen Anyaman Rotan menggambarkan tali persaudaraan yang erat antar masyarakat Barito Timur, Gunung Perak sebagai simbol kemakmuran serta Lewu Hante sebagai simbol kesetaraan sesama manusia, kebersamaan, kekeluargaan, persaudaraan, persatuan dan taat pada hukum.

"Kemudian pengunaan Warna Hijau untuk melambangkan kesuburan tanah, Merah melambangkan semangat dan keberanian, Hitam melambangkan sumber daya alam yang melimpah serta Warna Biru melambangkan daerah yang kaya akan hasil perairannya," lanjut Dwi Aryanto.

--page

Kepala Diskominfosantik juga menambahkan, peringatan HUT ke-21 Barito Timur mengusung tema Maju dan Sejahtera.

"Sedangkan subtemanya, Dengan semangat Lewu Hante mempersatukan perbedaan dan keberagaman untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan menuju Gumi Jari Janang Kalalawah," imbuhnya.

Menurut Dwi Aryanto, secara umum logo HUT ke-21 Barito Timur bercerita tentang pandemi covid-19 yang dihadapi Barito Timur dan daerah lain di seluruh Indonesia selama kurang lebih 3 tahun. Pandemi tersebut telah membuat sektor perekonomian dan kesehatan mengalami penurunan yang juga berdampak pada pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik.

"Pada ulang tahun jadi ke-21 ini Barito Timur mampu bangkit dari dampak yang memprihatinkan tersebut dengan didukung semangat kebersamaan antara pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat. Semangat kebersamaan itu akhirnya menggerakkan perekonomian, kesehatan, pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan," tuturnya.

"Kemajuan pada berbagai aspek juga semakin terasa baik sarana dan prasarana jalan, jembatan, pendidikan serta infrastruktur penting lainnya beriringan dengan terciptanya inovasi-inovasi yang bermanfaat dan berdaya guna sehingga menumbuhkembangkan kualitas sumber daya manusia yang madani demi terciptanya masyarakat Barito Timur yang sehat, sejahtera, maju dan Makmur menuju Gumi Jari Janang Kalalawah," tandas Dwi Aryanto. (BOLE MALO/H)