BORNEONEWS, Tarakan - Sebanyak 314 peserta dari 14 provinsi se-Indonesia mengikuti kejuaraan nasional (Kejurnas) ke-IV olahraga domino Indonesia di Kalimantan Utara.
"Saya mengapresiasi atas pelaksanaan Kejurnas IV olahraga domino Indonesia kali ini, dimana Kaltara mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah pada tahun ini," kata Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang di Tanjung Selor, Bulungan, Jumat.
Kejurnas ke-IV olahraga domino Indonesia itu dilaksanakan di Ruang Serbaguna Gedung Gabungan Dinas sejak Kamis (28/7).
Momentum ini juga menjadi ajang silaturahmi pemain domino dari berbagai daerah untuk melestarikan permainan tradisional hingga nantinya olahraga domino itu diharapkan bisa masuk ke Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Saya sangat bahagia dapat bersilaturahmi melalui olahraga domino ini, semoga menjadi jalan meraih prestasi. Semoga di PON yang akan datang domino bisa menjadi rangkaian PON meskipun hanya sebatas eksibisi," kata Zainal.
--page
Gubernur berpesan kepada para pemain agar bermain secara sportif dan menjadikan kejurnas itu sebagai wahana silaturahmi.
“Yang penting disini adalah silaturahmi sesama penggemar domino se-Indonesia. Saya ucapkan selamat mengikuti Kejurnas IV olahraga domino Indonesia dan junjung sportifitas," katanya.
Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) Andi Jamaro Dulung memberikan apresiasi kepada Kaltara karena mayoritas pendiri PB PORDI merupakan warga Kaltara dan kegiatan kejuaraan selanjutnya akan dilaksanakan di Pulau Sebatik.
“Kemungkinan kita akan laksanakan di Sebatik dimana meja itu berada di garis batas Indonesia-Malaysia,” kata Andi Jamaro.
ANTARA









