BORNEONEWS, Sampit - Hingga hari ketiga pasca kaburnya empat tahanan Lapas Kelas II B Sampit, polisi dan petugas lapas belum juga mendapat titik terang jejak pelarian mereka.


Empat tahanan kabur tersbeut yakni Agus Bambang, Anang, yang merupakan narapidana kasus pemerkosaan di Kabupaten Seruyan. serta dua orang lainnya yakni Yuli dan Rasmono yang merupakan terpidana kasus pembunuhan di daerah Kotim.


Kepala Sub Bagian Tata Usaha Lapas Klas II B Sampit Karni N Sinaga mengatakan, hingga saat ini mereka terus melakukan pengejaran kepada terpidana kabur tersebut. Namun pengejaran yang dibantu langsung oleh kepolisian itu belum juga berhasil melacak keberadaan keempat tahanan itu.


“Kami juga sudah mendatangi keluarga keempat tahanan itu. Namun mereka menerangkan bahwa terpidana tidak ada pulang ke rumah selama mendekam di penjara,” ujar Karni, Selasa (5/4/2016). 

 

Walaupun belum menemukan jejak pelarian tahanan tersebut, Karni memperkirakan mereka masih berada di wilayah Kotim.


Sementara itu Kapolres Kotim AKBP hendra Wirawan mengatakan, anggotanya terus menyusuri daerah-daerah yang dianggap memungkinkan mejadi tempat persembunyian keempat terpidana tersebut. Hal itu dilakukan agar ruang gerak mereka bisa dipersempit.


“Tentu akan terus kami cari para napi kabur itu, dan jalan keluar dari daerah ini juga sudah kami tutup dengan cara menerjunkan sejumlah anggota,” ungkap Hendra.


Pelabuhan, bandara, jalan menuju keluar daerah sudah ditempati sejumlah anggota, yang tentunya untuk memantau sejumlah angkutan, maupun kendaraan lain yang melintas. Karena mereka takut terpidana tersebut menggunakan jasa taksi atau angkutan lain untuk keluar daerah Kotim ini. (M HAMIM)