BORNEONEWS, Nanga Bulik - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lamandau telah mengadakan kegiatan sosialisasi untuk menekankan pentingnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Komisioner Bawaslu Kabupaten Lamandau, Musa Reban menjelaskan, ASN di lingkungan Pemkab Lamandau wajib menjaga netralitas pada semua tahapan pemilu. Sehingga mereka diminta untuk terjun ke dalam politik praktis dengan memberikan dukungan kepada salah satu kontestan.
Dia berharap para ASN menjadi agen-agen perubahan, yang mampu menyampaikan informasi tentang pentingnya Pemilu 2024, baik di tempat kerja, lingkungan keluarga, maupun masyarakat di wilayah tempat tinggalnya.
“Pengawasan Pemilu 2024 tidak hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu semata, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat,” ungkap Musa di Nanga Bulik, Minggu, 30 Juli 2023.
Sesuai dengan tagline Bawaslu yang berbunyi ‘Bawaslu Bersama Rakyat Mengawasi Pemilu’, maka semua orang memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya pemilu. Namun, kata dia, penanganan pelanggaran tetap menjadi tugas utama Bawaslu.
--page
Oleh karena itu, ASN di lingkungan Pemkab Lamandau diajak untuk tetap menjaga netralitas sekaligus mensukseskan Pemilu 2024 agar pesta demokrasi lima tahunan tersebut berjalan sesuai dengan harapan masyarakat.
Ia juga meminta masyarakat tidak ragu dalam hal pelaporan pelanggaran netralitas ASN kepada Bawaslu maupun Panwascam. Bawaslu dapat menggunakan laporan dari masyarakat sebagai temuan untuk kemudian menindaklanjuti pelanggaran tersebut.
Dengan demikian, lanjut dia, masyarakat hanya perlu menyampaikan informasi awal kepada pihaknya, dan selanjutnya Bawaslu akan mengambil langkah lanjutan dalam menyelesaikan permasalahan yang dilaporkan tersebut.
“Identitas dan keamanan pelapor akan dijaga dengan baik,” tegasnya. (HENDI NURFALAH/J)









