PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kalteng mengatakan bahwa sektor industri di Kalteng menjadi salah satu motor penggerak pembangunan ekonomi.

Ia menilai Provinsi Kalteng memiliki posisi strategis sebagai paru-paru dunia, lumbung energi, lokasi pengembangan food estate, serta memiliki kawasan strategis nasional Tanjung Puting, kawasan strategis nasional DAS Kahayan, Kapuas dan Barito.

Selain itu, Kalteng memiliki luas wilayah mencapai 153.564 Km2 atau seluas 1,5 kali Pulau Jawa, memiliki 11 sungai utama dengan panjang pantai sekitar 750 Km, serta memiliki 74 buah pulau-pulau kecil.

Hal ini merupakan potensi yang sangat besar serta memberikan dampak positif dalam pembangunan ekonomi di Kalimantan Tengah.

“Kekayaan alam di Kalteng yang sangat melimpah harus dirasakan oleh seluruh masyarakat, bahkan untuk generasi anak cucu kita selanjutnya pun harus tetap terjaga dengan baik,” tuturnya saat membuka kegiatan Fasilitasi Penyusunan Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) dan Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota (RPIK) di Aula Kantor Bappedalitbang, Senin, 31 Juli 2023.

--page

Hilirisasi industri diharapkan dapat menyerap tenaga kerja masyarakat setempat, sehingga turut memberikan kontrol terhadap keberlangsungan industri karena proses industri yang sangat dekat dengan masyarakat setempat. (HERMAWAN DP/Y)