PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS , Palangka Raya - Ketua DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kalimantan Tengah (Kalteng) Ducun H. Umar menyampaikan, angkutan kota (angkot) saat ini memerlukan peremajaan untuk tetap bersaing dalam era kemajuan teknologi dan transportasi online yang semakin populer. 

Menurut Ducun, solusi yang tepat adalah dengan mengadopsi sistem digital dan aplikasi dalam mencari penumpang. Namun, peremajaan angkot tidak boleh hanya berfokus pada aspek digital semata, melainkan juga membutuhkan inovasi menyeluruh agar angkot dapat sesuai dengan perkembangan zaman.

"Perkembangan zaman juga turut berdampak pada angkot yang kini tergerus oleh kemajuan teknologi, khususnya dengan adanya transportasi online yang semakin popular,” Ungkapnya, Selasa, 1 Agustus 2023

Ducun berpendapat untuk dapat bersaing dengan ojol, angkot juga harus mengadopsi sistem digital. Dengan demikian, para sopir angkot akan mampu bersaing dengan ojol dalam mencari penumpang.

“Penggunaan aplikasi dalam mencari penumpang salah satu solusi untuk meningkatkan daya saing angkot,”bebernya.

Ducun menekankan, upaya pembaruan angkot tidak boleh hanya berfokus pada penambahan aspek digital semata. Pemerintah perlu melakukan inovasi menyeluruh agar angkot dapat maju dan sesuai dengan perkembangan zaman.

“Contoh di Jakarta, di mana taksi seperti Blue Bird telah menggunakan pendekatan online untuk tetap relevan dan bersaing dengan transportasi lainnya,” pungkasnya. (APRIANDO/R)