Sebanyak 42 atlet dari empat cabang olahraga yang diproyeksikan untuk turun di SEA Games 2017 Malaysia menjalani tes lapangan (field test) yang digelar Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) di Stadion Atletik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Jakarta, Selasa.
Keempat cabang olahraga yang mengirimkan atletnya ke tes lapangan hari pertama ini adalah judo, tinju, wushu dan taekwondo.
“Hasil tesnya cukup bagus. Tapi ada satu atlet judo yang tidak ikut tes lapangan karena masih dalam masa pemulihan cedera. Terlalu riskan jika dipaksakan ikut tes,” kata Direktur Performa Tinggi Satlak Prima, Octavianus Matakupan di sela pelaksanaan tes.
Satu atlet judo yang belum menjalani tes kesehatan, kata dia adalah Geraldo yang mengalmi cedera lutut dan saat ini kondisinya belum sepenuhnya pulih. Anak mantan pejudo nasional, Ferry Pantaw hingga saat ini masih menjalani progrom pemulihan.
Octavianus Matakupan menjelaskan, tes lapangan yang digelar ini bukan hanya untuk persiapan SEA Games 2017, namun juga untuk mempersiapkan diri menghadapi Asian Games 2018 di Tanah Air. Dengan adanya tes ini pihaknya akan mudah untuk membantu penyusunan program latihan performa tinggi.
“Satlak Prima itu mengedepankan High Performance Operational Programme (HIpop). Jadi, program latihan atlet disusun berdasarkan
data-data atlet. Tujuannya agar program latihan terarah dan bisa mencapai prestasi puncak,” katanya menambahkan.
Pihak Satlak Prima juga mengapresiasi pihak UNJ yang berkomitmen penuh dalam membantu dalam mengangkat prestasi olahraga Indonesia yang salah satunya dengan menyiapkan SDM dan tempat dalam membantu melakukan tes lapangan bagi atlet.
(ANT/B-12)








