Gabungan Pengusaha Kepala Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar tiga kegiatan bersama selama dua hari. Kegiatan yang digelar berupa Bedah Buku berjudul Mitos vs Fakta: Industri Minyak Sawit Indonesia dalam Isu Sosial, Ekonomi dan Lingkungan Global, karya Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI). 


Diskusi Bisnis dan Diskusi Publik tersebut bekerjasama dengan Universitas Palangka Raya (UPR) dan Universitas Kristen Palangka Raya (Unkrip), pada 5-6 April 2016. ‘’Kami ingin meluruskan anggapan-anggapan negatif yang selama ini berkembang di masyarakat terkait sawit dan perkebunannya,” kata Halind Ardi, sekretaris Eksekutif Gapki, dalam jumpa pers di palangka Raya, Senin (4/4/2016).


Ia mengingatkan, kontribusi sawit terhadap pendapatan asli daerah (PAD) sangat besar. Sawit juga disebutnya ramah lingkungan, kalau pengelolaannya benar.


“Tanaman hijau itu tidak ada yang merugikan alam. Makanya, kami menghadirkan narasumber yang bisa bicara secara netral yang bisa mengungkap manfaat sawit yang selama ini tidak diketahui. Supaya adil pengetahuannya,” kata Halind. 

(TP/B-1)