PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Saat ini Kota Palangka Raya sudah memasuki zaman industri Fourth Poin Zero (4.0) atau era globalisasi yang sesuai dengan visi dan misi Wali Kota Palangka Raya yaitu smart city.

Di era globalisasi Kepala Dinas Komunikasi Informasi Statistik Persandian (Kominfo SP) Kota Palangka Raya Saipullah mengingatkan kepada masyarakat agar tetap waspada dengan adanya modus penipuan Media Sosial (Medsos).

"Saat ini modus penipuan terus berkembang, ada yang modus penipuan melalui media sosial, website hingga modus penipuan yang cukup klasik yaitu melalui SMS," katanya, Kamis, 1 Agustus 2023.

Lebih lanjut pria yang pernah menjabat sebagai Camat Jekan Raya ini mengungkapkan, ada delaman modus penipuan di aplikasi WhatsApp yang harus diwaspadai oleh masyarakat Kota Palangka Raya.

Pertama modus penipuan dengan undangan nikah palsu, kedua Customer Servis bank palsu, ketiga kode OTP nyasar palsu, keempat polisi palsu dengan modus mengirimkan surat tilang palsu.

Kelima, kurir paket palsu yang mengirim resi dengan format APK, keenam link hadiah atau give away palsu, ketujuh tagihan listrik palsu dan kedelapan pembeli palsu dengan mengirimkan format pemesanan PDF.

"Tetap waspada tetap hati - hati apabila menerima pesan dari orang yang tidak dikenal jangan membuka link, dokumen maupun APK yang dikirim oleh orang tidak dikenal," pungkasnya. (PATHUR/R)

Keterangan Foto : Kepala Diskominfo SP Kota Palangka Raya Saipullah (Foto : IST)