KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas melalui Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi rutin mengadakan pertemuan Audit Maternal Perinatal atau AMP.

Kegiatan tersebut bertujuan sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan maternal, perinatal/neonatal di wilayah Kabupaten Kapuas dan percepatan penurunan AKI/AKB (Angka Kematian Ibu)/(Angka Kematian Bayi).

Pertemuan dihadiri Plt Kepala Dinkes Kabupaten Kapuas, dr. Tonun Irawaty Panjaitan didampingi Kepala Bidang SDK, Widjiati, dan Ketua Tim Kerja Kesehatan Keluarga dan Gizi Mayae Hugo.

Sebagai peserta kegiatan mengundang 6 puskesmas yang terdiri dari kepala puskesmas, dokter, bidan koordinator/bidan yang memiliki kasus kematian, dari RSUD dr. Soemarno Sosroatmodjo serta beberapa bidan praktek swasta dan perwakilan Organisasi Profesi Bidan (IBI) dan Perawat (PPNI). 

dr. Tonun Irawaty menyampaikan dengan adanya sarana dan prasarana yang mulai terpenuhi maka tinggal pelaksanaan pelayanannya yang perlu di tajamkan.

“Setiap puskesmas wajib membuka pelayanan 24 jam untuk pertolongan persalinan. Peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir oleh tenaga kesehatan dan melibatkan peran lintas sektor untuk pelayanan yang optimal,” kata dr Tonun, Kamis, 3 Agustus 2023.

--page

Kegiatan ini pun dikatakannya bertujuan untuk pembelajaran, pembinaan dan perbaikan dengan memperhatikan prinsip menghormati dan melindungi semua pihak yang terkait, baik individu maupun institusi sehingga menghasilkan rekomendasi yang diberikan oleh narasumber.

"AMP ini merupakan serangkaian kegiatan penelusuran sebab kematian atau kesakitan ibu, perinatal dan neonatal guna mencegah kesakitan atau kematian serupa dimasa yang akan datang,” pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/R)