BORNEONEWS, Nanga Bulik - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 1017 Lamandau yang dilaksanakan di Desa Batu Hambawang, Kecamatan Sematu Jaya menyasar berbagai kegiatan, baik fisik dan non fisik.
Guna memantau langsung pelaksanaan TMMD serta memastikan progres yang telah dicapai, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Pusat Teritorial Angkatan Darat (PUSTERAD) melakukan peninjauan ke lokasi TMMD di Kabupaten Lamandau.
Ketua Tim Wasev, Brigadir jenderal TNI Alvis Anwar, didampingi Dandim 1017 Lamandau Letkol Arm Ari Sugiharto, Ketua DPRD Lamandau, Heriyanto serta beberapa Kepala SOPD mengecek langsung hasil pengerjaan drainase dan jalan yang dikerjakan oleh satgas TMMD di Desa Batu Hambawang dan Desa Purworejo Kecamatan sematu jaya.
“Tujuan utama kegiatan TMMD selain menjaga kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat,membantu mengatasi kesulitan rakyat, juga membatu pemerintah daerah untuk percepatan pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Brigjen TNI Alvis Anwar, Kamis, 3 Agustus 2023.
Perwira tinggi TNI berbintang satu itu menambahkan, tim Wasev melaksanakan pengecekan secara langsung agar mengetahui progres maupun kendala yang dihadapi di lapangan.
Dirinya juga berkesempatan memberikan bansos kepada anak-anak stunting dan warga yang menerima bantuan rehab rumah warga yang tidak layak huni.
“Terimakasih kepada Pemda yang telah mengalokasikan anggaran untuk TMMD ,karena pada dasarnya ini juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Diharapkan apa yang telah dikerjakan dapat dijaga dan dipelihara bersama. Karena jika tidak dipelihara, nilai manfaatnya akan berkurang,” ujarnya.
Sementara Letnan Kolonel Arm Ari Sugiarto menyampaikan kegiatan TMMD ini meliputi kegiatan fisik dan non fisik. Diantaranya meliputi penyiapan badan jalan, pemasangan gorong-gorong, perbaikan rumah tidak layak huni, penimbunan badan jalan, pembuatan saluran drainase ,pembersihan dan pengupasan lahan.
--page
“Hingga hari ke 19, pembuatan drainase dan pemasangan gorong-gorong sudah mencapai 100 persen. Sedangkan untuk penyiapan badan jalan mencapai 70 persen dan penimbunan badan jalan 60 persen,” sebutnya.
Sedangkan, lanjut Dia, untuk kegiatan non fisik meliputi sosialisasi wawasan kebangsaan, sosialisasi keamanan ketertiban dan hukum,sosialisasi posyandu dan posbindu, sosialisasi stunting dan KB, sosialisasi penyuluhan rekrutmen TNI dan sosialisasi pertanian dan perikanan. (HENDI NURFALAH/R)









