BORNEONEWS, Sintang - Danrem 121/Abw didampingi Dandim 1205/Stg meninjau lokasi cetak sawah di Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang. Danrem 121/Abw Brigjen TNI Widodo Iriyansyah mengatakan di wilayah Kalimantan Barat ada 19.000 ha lahan akan dilakukan pencetakan sawah.

Setelah lahan tersebut menjadi sawah, maka sawah tersebut akan diserahkan ke petani untuk ditanam. TNI tidak akan dan tidak dibenarkan turut campur tangan, apalagi ambil bagian dalam pembagian hasil yang dilakukan petani.

"Untuk di Kabupaten Sintang sendiri ada 1.700 ha yang akan dicetak sawah. Kita bersama Dinas terkait melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok tani, siapapun yang mempunyai lahan,” tuturnya.

Tugas TNI, selain membantu sosialisasi juga melakukan pengawasan terhadap lahan yang akan dicetak sawah.  

"Target kita bulan Juni ini sudah selesai. Nantinya lahan ini akan diserahkan ke petani (kelompok tani) untuk segera ditanam. Usai lahan ini digarap dan diserahkan, tak ada lagi campur tangan TNI. Jadi tak benar omongan dari luar, yang menyatakan bahwa keikutsertaan TNI dalam cetak sawah nanti akan berdampak pada pembagian hasil saat panen. Itu tak benar," tegas Danrem. (*)