BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah berencana kerjasama penggunaan data untuk program Sirine Karhutla pada Posko Krisis Karhutla Provinsi Kalteng.
“Rencana kerjasama penggunaan data untuk Sirine Karhutla pada Posko Krisis Karhutla Provinsi Kalteng ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya yang sudah dilaksanakan,” kata Kepala Bidang Darlog Alpius Patanan saat rapat teknis secara virtual, baru baru ini.
Alpius menjelaskan peringatan dini dan deteksi dini terkait karhutla ini di akses dari sistim peringatan dini Karhutla.
Sistem peringatan dini dibangun oleh instansi berwenang diantaranya website Spartan, Sipongi, BMKG, BRG Sipalaga, inaRisk, BNPB, dan BRIN.
“Tantangannya adalah bagaimana memastikan produk peringatan dini dan deteksi dini yang akan di bangun tersebut secepat mungkin diterima oleh petugas dan juga masyarakat,” ujar Alpius.
--page
Sebagai informasi data terbaru Pusdalops Kalteng total titik hostpot mencapai 2520 dari Januari sampai 4 Agustus 2023, dengan perhitungan luas area berdasarkan laporan lapangan kabupaten dan kota sebesar 2356,156 ha. (HERMAWAN DP/J)









