KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas bersama Tim dari Kemenkes dan Dinkes Kalteng telah melakukan sosialisasi uji coba implemantasi intervensi atau pengelolaan prediabetes terpantau.

Plt Kepala Dinkes Kapuas dr Tonun Irawaty Panjaitan melalui Kabid P2P, dr Ahmad Haspiani mengatakan prediabetes adalah kondisi dimana kadar gula darah di dalam tubuh seseorang lebih dari normal tetapi belum dikatakan menderita kencing manis atau diabetes melitus. 

"Sehingga, dilakukan laj kegiatan itu untuk melindungi kelompok berisiko melalui pencegahan dan pengendalian faktor risiko PTM (Penyakit Tidak Menular)," katanya, Sabtu, 5 Agustus 2023.

Lebih lanjut, dia menuturkan kegiatan tersebut bertujuan untuk melihat sejauh mana implementasi pengelolaan Prediabetes di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), sehingga dapat mencegah orang prediabetes sedini mungkin agar tidak jatuh ke dalam diabetes melitus.

“Kondisi prediabetes jika tidak ditangani dengan benar dan baik akan berkembang menjadi diabetes melitus tipe dua," ucapnya.

--page

Selain itu, lanjut dia juga berpotensi mengakibatkan penyakit tidak menular lainnya seperti penyakit jantung dan pembuluh darah seperti stroke, serta mudah terkena infeksi TBC dan Covid-19,” tuturnya.

Kegiatan uji coba ini dilakukan di 5 Provinsi terpilih, salah satunya adalah Provinsi Kalimantan Tengah yang dilaksanakan di Posbindu Bahalap (Puskesmas Pulau Telo) dan Posbindu Selat Hulu (Puskesmas Melati).

Kegiatan juga dihadiri oleh Kepala UPT Puskesmas Melati dan Kepala UPT Puskesmas Pulau Telo, Pj PTM, Dokter, dan Ahli Gizi beserta Kader Posbindu. (DODI RIZKIANSYAH/J)