BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah berencana kerjasama penggunaan data untuk program peringatan dini Sirine Karhutla pada Posko Krisis Karhutla Provinsi Kalteng.
Kepala Bidang Darlog Badan Penanggulangan Bencana dan Pemdam Kebakaran (BPBPK) Kalteng, Alpius Patanan menyampaikan mekanisme pengolahan dan diseminasi peringatan serta deteksi dini karhutla dilaksanakan oleh Posko Krisis.
Selanjutnya pengolahan data dan informasi peringatan dini secara otomatis dengan sistem dari website instansi yang berwenang ke sistem informasi Sirine Karhutla.
“Diseminasi peringatan dini dan deteksi dini secara otomatis melalui WhatsApp Blast ke nomor-nomor kontak petugas dan masyarakat di tingkat Kecamatan,“ imbuhnya saat rapat teknis secara virtual, baru baru ini.
Ia berharap, adanya kerjasama dengan penggunaan data, dimana nantinya data ini secara otomatis melalui sistem akan menarik data dari website atau sistem yang dikelola oleh instansi atau lembaga ketika data telah di-update.
--page
"Sementara itu untuk informasi tambahan yang diperlukan untuk dukungan proses manual dilakukan dengan cara diupdate data yang dilakukan pada masing-masing website atau sistem yang dikelola instansi atau lembaga oleh BRIN,” ucapnya
Langkah ini berupa berupa update firespot dan data Hotspot setiap pukul berapa, Fine Fuel Moisture Code (FFMC) setiap pukul berapa, dan seterusnya. (HERMAWAN DP/J)









