BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pengelolaan Perusahaan Daerah (PD) Agrotama Mandiri, milik Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) ditanggapi serius oleh para legislator di DPRD Kobar. Nasib dan masa depan perusahaan bekas pabrik jagung ini diangkat dan dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Kobar, Kamis (7/4).


Lembaga legislatif menganggap, pengelolaan badan usaha milik daerah (BUMD) yang telah menyedot milyaran rupiah kas daerah ini gagal menjalankan program. Seperti ketidakmampuan perusahaan memberi pemasukan pendapatan asli daerah (PAD). Tak hanya itu, sejak beberapa tahun belakangan, perusahaan bekas pabrik jagung itu juga tak mampu memiliki kepastian bentuk dan prospek bisnis ideal yang bisa dijalankan.


Kondisi perusahaan yang digadang-gadang sebagai proyek Mercusuar Pemkab Kobar ini satu tahun belakangan bertambah kritis. Hingga kini perusahaan yang akhir-akhir ini beralih bisnis pada bidang budidaya ternak dan pengolahan pakan ternak ini, tak memiliki pengurus yang jelas. Direktur PD Agrotama Mandiri Sunarko memutuskan melepas jabatannya dan mengundurkan diri dari pada 31 Desember 2014.


Ketua Komisi B DPRD Kobar Desi Hercules mengatakan, seluruh pihak terkait pengelolaan PD Agrotama Mandiri hadir dalam RDP yang akan digelar di ruang rapat DPRD Kobar, Kamis (7/4). Terutama Dewan Pengawas PD Agrotama Mandiri. Ia berharap, hal-hal penting terkait perusahaan itu bisa seluruhnya tersampaikan dan dibahas dalam forum rapat.


"Belum tahu pihak mana saja yang memastikan diri akan hadir. Karena RDP ini lintas komisi. Kalau saya pribadi maunya semua pihak yang terkait dihadirkan. Termasuk Dewan Pengawas PD Agrotama Mandiri," ujar Desi Hercules, Rabu (6/4/2016).


Menurut jadwal kegiatan yang telah disusun dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kobar. DPRD Kobar akan menggelar RDP bersama Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kobar, Dinas Pertanian dan Peternakan, Dewan Pengawas beserta pengelola PD Agrotama Mandiri, pada Kamis 7 Arpil 2016. RDP ini terkait evaluasi dan perencanaan pengelolaan PD Agrotama Mandiri. (RADEN ARYO/m)