RENCANA Pemkab Murung Raya (Mura) untuk merelokasi sementara eks pedagang Pasar Pelita Hulu yang terbakar Maret lalu, tampaknya akan menemui kendala.
Penyebabnya, sebagian besar pedagang Pasar Pelita Hulu tidak mau direlokasi.
Mereka memilih berjualan di lokasi bekas kebakaran dengan membangun kembali lapak dagangan.
Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindakop) UMKM Kabupaten Mura, Talenta mengatakan hal tersebut.
Menurutnya, pascamusibah kebakaran itu, pemkab sebenarnya tanggap dan cepat dalam membantu warga.
“Selain memberikan bantuan langsung, kami juga menyiapkan tempat berjualan sementara di Alun-alun Jorih Jerah. Akan tetapi sampai sekarang tidak ada yang mau direlokasi,” kata Talenta, Rabu (6/4).
Dia menyayangkan tidak adanya pedagang yang menempati lokasi yang dipilih pemkab itu.
“Kenyataannya mereka (pedagang) sampai sekarang masih pikir-pikir. Ada juga keinginan pedagang untuk kembali membangun pasar di lokasi yang terbakar. Tapi sudah diputuskan lokasi itu tidak akan dibangun lagi,” tambahnya.
Sebelumnya, pemkab menargetkan pada 1 April 2016 pasar di Alun-alun sudah mulai dibuka.
Di sana juga rencananya akan diisi pedagang tambahan dari eks pasar pelita hulu.
(B-11)


