BORNEONEWS, Palangka Raya – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng, Sri Widanarni menyebut inflasi Kalteng masih berada pada angka relatif aman.
“Inflasi di Kalteng masih relatif aman dan stabil meskipun di Kabupaten Kotawaringin Timur ada inflasi 0,26 persen,” ungkap Sri dalam keterangan tertulisnya, Senin, 7 Agustus 2023.
Ia mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk upaya penanganan inflasi di Kotawaringin Timur.
“Nanti ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan seperti pasar murah, dan lain-lain. Tetapi nanti kita akan lihat dulu di komoditas apa inflasi yang terjadi di sana, sehingga bisa dilakukan intervensi,” tukasnya.
Sebagai informasi, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, Inflasi gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit pada Juli 2023 terjadi karena adanya kenaikan indeks harga.
--page
Mulai dari indeks kelompok pendidikan (0,87 persen), kelompok rekreasi, olahraga dan budaya (0,25 persen), kelompok kesehatan (0,16 persen).
Kemudian, kelompok makanan, minuman, dan tembakau (0,14 persen), kelompok transportasi (0,09 persen), kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (0,08 persen), kelompok pakaian dan alas kaki (0,05 persen). (HERMAWAN DP/Y)









