PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kalteng memasuki masa karantina sebelum mendapatkan pendidikan dan pelatihan pengibaran bendera.

Masa karantina ditandai dengan Tradisi Tantingan. Tradisi Tantingan ini merupakan simbol dimulainya pendidikan dan pelatihan (Diklat) Paskibraka Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Prosesi diawali dengan salah satu calon paskibraka (capas) menyumpit balon yang berada di tengah-tengah pita yang membentang. Kemudian dilanjutkan dengan tampung tawar bagi seluruh calon paskibraka setelah melewati gapura.

Secara tersirat, prosesi ini dilakukan untuk melihat seberapa besar tekad calon Paskibraka dalam mengemban tugas yang tidak ringan.

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalteng, Muhamad Katma F. Dirun mengatakan karantina bertajuk Desa Bahagia ini akan menjadi tempat tinggal selama mengikuti diklat Paskibraka Tingkat Provinsi Kalteng.

--page

“Mental para Calon Paskibraka akan digembleng untuk hidup tertib sehingga menjadi pribadi yang mandiri dan sukses,” ungkapnya di Hotel Dandang Tingang, Senin, 7 Agustus 2023. (HERMAWAN DP/H)