PANGKALAN BUN - Lelang untuk pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di sekitar Bundaran Pancasila, Pangkalan Bun, Jalan Pemuda dan Jalan HM Rafi’i sudah dimulai.
“Sebelum pembangunan oleh rekanan dimulai, semua area itu harus bersih,” cetus Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kotawaringin Barat (Kobar), Agus Yuwono, Rabu (6/4/2016).
Saat ini, sejumlah PKL sudah membokar lapaknya. Namun, beberapa PKL yang mengaku belum mendapatkan lokasi baru, masih bertahan di tempat itu.
“Kami akan koordinasikan dengan instansi terkait untuk membersihkan tempat itu. Intinya, sebelum dibangun harus bersih,” tegas Agus.
Rencananya, bekas lokasi PKL di sekitar Bundaran Pancasila akan dibangun taman kota dengan menempatkan sejumlah bangku bagi warga Kota Pangkalan Bun untuk bersantai, olahraga dan aktifitas lain.
Sebagai solusi bagi para PKL, Bupati Kobar Bambang Purwanto sudah menyediakan tanah pribadinya untuk relokasi. Karena lokasinya masih belum ramai dan tidak mampu menampung semua PKL, sebagian di antaranya memilih untuk menyewa di lokasi lain.
“Sebagian sudah pindah ke tanah relokasi yang disediakan, sebagian lagi menyewa. Tinggal kami saja sisanya,” ujar salah satu PKL di Jalan Pemuda, Rohimah.
Ia menyebutkan, masih ada sekitar 12 PKL yang belum pindah. Sambil mencari lokasi baru, Rohimah dan yang lain masih berjualan di lokasi itu.
“Pikir sambil jalan aja mas, belum ada pandangan pindah ke mana,” ucapnya.
(CR-1)


