PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Provinsi Kalteng Sri Widanarni membuka Focus Group Discussion (FGD) Pembahasan Laporan Akhir Penyusunan Rencana Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (RPDAS).

Kegiatan FGD dipadu dengan Internalisasi RPDAS, serta Review DAS Katingan 023. Sri berharap FGD dapat menghasilkan Dokumen Perencanaan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang terencana, terukur, dan akuntabel.

“Melalui Dokumen Perencanaan DAS yang disusun ini, saya minta dapat juga dirumuskan usulan-usulan kebijakan urusan kehutanan dan lainnya, yang dapat memberi kemajuan bagi pembangunan daerah Kalteng,” ujarnya saat mewakili Sekda Kalteng membuka kegiatan di Aula Bappedalitbang Kalteng.

Dokumen RPDAS yang sedang disusun ini adalah Review Dokumen Rencana Pengelolaan DAS Katingan yang sudah disusun pada 2017.

Dipilihnya DAS Katingan sebagai lokus disebabkan karena menurunnya fungsi area-area tangkapan air di wilayah Kabupaten Katingan.

"Sehingga menyebabkan terjadinya bencana banjir pada tahun 2021," tambahnya. (HERMAWAN DP/R)