KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas ikuti program pembinaan berupa membuat kalung motif dayak berbahan manik-manik yang diajarkan langsung oleh instruktur dari Rumah Pintar Askari.

Hal itu, setelah penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Rutan Kuala Kapuas dengan Rumah Pintar Askari beberapa waktu lalu, tidak bisa dipungkiri beberapa kegiatan pembinaan bagi terus diberikan oleh Jajaran Rumah Pintar Askari.

Seperti kegiatan membuat es krim berbahan dasar tanaman kelakai, pembuatan kerajinan tangan menganyam tas dan topi dari purun, telah sukses dan membuahkan hasil.

Kepala Rutan Kuala Kapuas, Toni Aji Priyanto, melalui PLH Kasubsi Pelayanan Tahanan, Julianoor, menyatakan bahwa yang dilakukan pihak Askari ini sangat membantu.

“Kami para Petugas Rutan Kuala Kapuas sangat terbantu dalam memberikan pembinaan kepada para WBP Perempuan," kata Julianoor, Rabu, 9 Agustus 2023.

Koordinator Rumah Pintar Askari, Like Pris Dian Cahyaningtyas, melalui anggotanya, Nia, mengungkapkan bahwa pihaknya sangat senang melihat semangat para WBP yang mau belajar dan berkarya.

“Asalkan mereka ada kemauan pasti ada jalan, dan kami sangat senang bisa membangun semangat mereka melalui kegiatan seperti ini,” ucapnya.

Harapannya para WBP bisa menguasai ilmu yang diberikan dan nanti bisa turun temurun kepada para WBP lainnya. (DODI RIZKIANSYAH/R)