BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Para pelajar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kapuas diberikan wawasan tentang pencegahan dan bahaya bullying atau perundungan.
Kegiatan sosialisasi yang digelar bekerjasama dengan Polres Kapuas itu bertujuan menekan dan mencegah terjadinya tindakan bullying di lingkungan Sekolah.
Koordinator Bidang Kesiswaan MIN 1 Kapuas, H. Sailillah mengatakan pembinaan ini merupakan program Madrasah yang dilaksanakan minimal empat kali dalam satu tahun yang diikuti oleh guru dan siswa dari kls IV, V dan VI.
"Yang bertujuan meningkatkan kesadaran kita semua akan bahaya dampak dari perilaku bulliying di lingkungan sekolah," katanya, Rabu, 9 Agustus 2023.
Sementara itu, Personel Polwan Polres Kapuas, Aipda Maliana Sri Wahyuni mengatakan bahwa bullying merupakan segala bentuk kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus.
--page
“Setiap siswa harus saling menghormati, tidak boleh saling menghina, mencaci maki, apa lagi dengan sebutan-sebutan yang kurang baik” jelasnya.
Menurut Bripka Haidar Aslama yang juga menambahkan beberapa dampak dari Bullying “Ini bisa mempengaruhi kesehatan mental korban maupun pelaku seperti ganguan emosi, takut pergi ke sekolah, penurunan prestasi belajar bahkan terjadi trauma berat," tegasnya .
Terpisah, Kepala MIN 1 Kapuas Ahmad Yani sangat mendukung program ini, beliau menegaskan manfaat dari pelaksanaan kegiatan ini bagi sekolah.
“Perlu adanya kesadaran dari warga sekolah terhadap dampak buruk dari perilaku bullying sehingga dapat melakukan berbagai kebijakan untuk mengurangi tindakan negatif sekaligus mencegah terjadinya kasus di lingkungan MIN 1 Kapuas," ucap Ahmad Yani.
Dia menyampaikan terima kasih kepada Polres Kapuas dengan adanya pembinaan ini, guru maupun siswa dapat memahami bahaya dampak bullying. (DODI RIZKIANSYAH/Y)









