BORNEONEWS, Barito Selatan - Berdasarkan data dari Kesatuan Lalu Lintas (Satlantas), Polres Barito Selatan (Barsel), angka kecelakaan lalu lintas meningkat pada triwulan pertama 2016.

 

Kasat Lantas Barsel AKP Deni Asep mengatakan, jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum barsel triwulan pertama mencapai 13 kasus. Ini meningkat dari triwulan keempat 2015 lalu ada 11 kasus.


“Triwulan pertama 2016 ini kasus laka lantas meningkat dua kasus dari sebelumnya,” kata Deni Asep kepada Borneonews di ruang kerjanya. Kamis (7/4/2016).  


Ia mengungkapkan, namun kejadian laka lantas pada triwulan pertama ini korban meninggal dunia dua orang. Sedangkan pada triwulan keempat 2015, tiga orang korban meninggal dunia.


Menurutnya, kecelakaan karena kelalaian pengendara yang ugal-ugalan saat mengendarai kendaraan, sehingga tidak memperhatikan faktor keselamatan di jalan raya. Serta rata-rata tidak melengkapinya dengan perlengkapan keselamatan. 


Berbagai langkah pun sudah dilakukan untuk menekan dan meminimalisir kasus laka lantas. Mulai dari sosialisasi ke sekolah, memasang baleho di setiap jalan yang ada, Operasi Simpatik dan penindakan pengguna jalan yang melanggar.


“Semua dimulai dari kesiapan pengemudi dan kendaraan yang digunakan serta safety apakah layak atau tidak,” ujarnya. (URIUTU DJAPER/m)