PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng mencatat ada enam kabupaten yang perlu perhatian serius terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Plt Kepala BPBPK Kalteng Ahmad Toyib menyampaikan, enam kabupaten tersebut terdiri dari Kabupaten Barito Selatan, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Kapuas, dan Sukamara.

“Berdasarkan grafik titik hotspot (HS) kejadian dan luasan Karhutla di kabupaten/kota sudah mencapai 113%, HS tertinggi dari bulan Juli  2023 yang mencapai 77 persen,” kata Ahmad Toyib saat rakor, Kamis, 10 Agustus 2023.

Toyib meminta pemerintah kabupaten (pemkab) maupun pemerintah kota (pemko) untuk mengaktivasi pos lapangan sampai di tingkat kecamatan.

Kemudian masing-masing kabupaten/kota dapat melaporkan aktivasi pos lapangan yang dilaksanakan, antara lain jumlah poslap, jumlah personil, lama waktu penugasan dan jumlah anggaran.

--page

"Untuk kabupaten/kota yang telah menetapkan status siaga darurat dapat mengoptimalkan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT),” ungkapnya. (HERMAWAN DP/H)