KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kapuas melalui Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) melaksanakan kegiatan program bimbingan manasik haji sepanjang tahun.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas itu dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kapuas H. Hamidhan, dihadiri Kasi PHU Sutrisno, Kasubbag Tata Usaha M. Poteran Sosilo, para kasi/penyelenggara.

Sutrisno yang juga penangung jawab kegiatan dalam laporannya mengatakan peserta yang mengikuti bimbingan manasik haji sepajang tahun sebanyak 40 peserta yang merupakan perkiraan Calon Jemaah Haji (CJH) pada list tahun 2024.

Kegiatan menghadirkan pemateri dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kapuas dengan materi kebijakan Kementerian Agama dalam penyelenggaraan haji dan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas tentang Istithaah Kesehatan.

"Tujuan kegiatan manasik haji sepanjang tahun ini adalah untuk meningkatkan kualitas pemahaman jemaah terhadap pelaksanaan ibadah haji serta untuk meningkatkan dan mengembangkan materi bimbingan ibadah haji," katanya, Jumat, 11 Agustus 2023.

--page

Sementara, Kepala Kemenag Kapuas, Hamidhan menyampaikan pelaksanaan manasik haji sepanjang tahun merupakan ikhtiar untuk membentuk kemandirian jemaah melaksanakan seluruh rangkaian ibadah secara mandiri, maksudnya rangkaian ibadah secara mandiri  adalah agar jemaah haji mempersiapkan diri dengan berbagai bekal, utamanya ilmu pengetahuan dan fisik yang sehat.

"Dengan adanya manasik haji sepajang tahun ini, sebagai modal awal calon jemaah haji yang berangkat di tahun depan dengan harapan bisa menjadi jemaah yang mandiri dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji," ucap Hamidhan.

Ditempat yang sama dari Dinkes Kapuas, Ahmad Zayad menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan dimulai dari sekarang dengan melakukan olah raga ringan seperti jalan santai setiap pagi, hal ini bertujuan untuk melatih otot-otot kaki.

“Pelaksanaan ibadah haji nanti 90 persen dilakukan menggunakan fisik, seperti berjalan kaki dan lari-lari kecil, karenannya kalau sudah terbiasa Insya Allah dimudahkan melaksanakan ibadha haji," ujarnya.

Selain itu, juga untuk yang memiliki riwayat penyakit untuk bisa melakukan kontrol secara rutin dengan dokternya masing-masing agar sewatu keberangkatna nanti bisa memperoleh surat layak berangkat yang disebut dengan Istithaah kesehatan.

--page

“Istithaah kesehatan jamaah haji yaitu kemampuan jamaah haji dari aspek kesehatan yang meliputi fisik dan mental yang terukur dengan pemeriksaan," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/H)