BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pohon kapuk dengan tinggi kurang lebih 5 meter dengan diameter sekitar 15 cm, tumbang di area komplek pemakaman umum muslim SKIP Pangkalan Bun, Jalan Diponegoro.
Akibat pohon tumbang yang terjadi pada Kamis, 10 Agustus 2023 tersebut, mengakibatkan sejumlah makam mengalami kerusakan, yaitu terdapat batu nisan yang patah.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar pada Jumat, 11 Agustus 2023, pagi, langsung menuju lokasi dan melakukan penanganan.
"Kurang lebih ada 7 makam yang rusak, yaitu batu nisannya patah," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar Martogi Siallagan.
Martogi mengungkapkan, untuk penyebab kejadiannya diduga karena pohon uang sudah lapuk dan kering karena dibakar.
--page
"Terlihat dari pohonnya memang sudah mati, karena bagian bawah pohon ada bekas bakaran," tuturnya.
Ia menambahkan, TIM TRC yang dikerahkan untuk mengevakuasi pohon tumbang menggunakan peralatan seperti golok, gergaji mesin dan lain sebagainya.
Kemudian, untuk mengantisipasi terjadinya hak serupa. Pihaknya akan mendata pohon yang sudah mati dan lapuk.
"Penanggulangan selanjutnya, nersama pihak terkait mendata pohon yang sudah mati kering dan lapuk, dan dilakukan pemangkasan serta penebangan," pungkasnya. (DANANG/J)









