BORNEONEWS, Palangka Raya - Polres Palangka Raya digemparkan dengan suara ledakan layaknya bom, Kamis (7/4/2016), pukul 14.15. Polisi juga sempat berhamburan keluar kantor.
Pandangan kemduian tertuju ke arah jalan raya di tengah terik panasnya sinar matahari. Ternyata suara yang sempat mengguncangkan itu adalah sumber dari meledaknya ban belakang sebuah truk KH 8648 AM muatan pasir. Truk yang dikemudi oleh Uji, 32, warga Jalan Pelatuk, Palangka Raya, itu meledak persis di depan Pos Penjagaan pintu gerbang masuk Mapolres.
Bagian sebelah kiri terlihat sobek. Sekitar 60 meter dari titik ledakan, Uji berhenti untuk mengganti ban. Beruntung, Uji mampu mengendalikan laju truknya sehingga kondisi arus lalu lintas tetap berjalan normal.
"Bannya meledak, Mas," kata Uji kepada Borneonews, Kamis (7/4/2016).
Uji menduga, ban itu meledak bukan karena faktor terlalu keras memompa, tapi lantaran kepanasan. Dia berkendara dari Jalan Tjilik Riwut Km 38 menuju perumahan DPRD di Jalan G Obos untuk mengantar pasir.
"Ini kepanasan, Mas. Jadi meledak," tuntas Uji sembari mengambil kunci untuk melakukan perbaikan. (BUDI YULIANTO/m)


