BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kepemilikan mobil Toyota Agya (KH 1123 GK) yang teronggok selama tiga minggu di halaman depan RSUD Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun, masih menjadi misteri.
Satu-satunya saksi kunci adalah Erna. Nama perempuan berusia tigapuluhan tahun itu tercantum pada secarik kertas yang ditempel pada kaca depan mobil. Bahkan nomor teleponnya juga tertera di situ.
Namun saat diperiksa polisi dia hanya mengaku mengetahui siapa yang biasa menggunakan mobil itu. Tak lama kemudian tangisnya pecah dalam kerumunan warga yang penasaran dengan keterkaitan si Erna dan pemilik mobil.
"Biasanya si Hary yang bawa mobil itu. Sudah, Bu. Saya tidak tahu apa-apa," ujar Erna menjawab pertanyaan Polwan di lokasi penemuan mobil. Kamis (7/4/2016).
Ingin mengetahui lebih lanjut, Polwan dari SPKT Polres Kobar itu terus mengorek keterangan si Erna. "Saya tidak tahu apa-apa, saya tidak mau terlibat, jangan tanyakan kepada saya," kata si Erna sembari meninggalkan lokasi.
Hasil penelusuran Borneonews, Erna merupakan seorang pengorder obat di RSUD Sultan Imanuddin. Diduga kuat, perempuan itu terkait dengan si pemilik mobil keluaran Desember 2015 itu. 'Hubungi saya segera 082221123XX, Erna' bunyi tulisan yang terpasang pada kaca mobil bagian depan.
"Dia pengorder obat di sini (RSUD Sultan Imanuddin). Tidak mungkin kalau kebetulan, pasti ada alasan kenapa nama dan nomor handphone-nya dicantumkan," ungkap Kepala Parkir rumah sakit, Sudadi.
Berbeda dengan keterangan Erna, setelah ditelusuri ke Samsat Pangkalan Bun, mobil itu atas nama Martini, warga Jalan Ahmad Yani, RT 25, RW 8, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel). Yang masih jadi pertanyaan berbagai pihak, siapa sebenarnya Si Erna, Hary dan Martini. Apa hubungan di antara ketiganya?
"Masih kami periksa, Mas. Nanti akan kami sampaikan hasilnya," ujar Kepala SPKT Polres Kobar, Basyarudin.
Meski sudah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi, mobil 'tak bertuan' itu masih terparkir di tempatnya semula. Diintip ke dalam mobil, nampak satu buah tas pinggang pria berada di bangku belakang dan sepatu olahraga pria di bagasi mobil. Namun nomor Erna yang sebelumnya masih bisa dihubungi tidak aktif lagi. (CR-1)


